Selamat Datang

Blog ini memuat Berita & Informasi ringan tentang Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang, Provinsi BANTEN

Rabu, 22 Januari 2014

Boneka Couple, Karakter & Profesi (Tema Dan Baju Bisa Request)

Boneka Polisi & Bhayangkari Hijab




·         Facebook: fb.com/theflanelindo
Boneka Pelaut & Perawat Hijab

Boneka Pelaut & Guru

Boneka TNI & Persit

Boneka Dokter & Perawat

Boneka Wisuda

Boneka Bromob & Perawat

Boneka Jersey AC Milan

Boneka Bromob & Bhayangkari

BonekaBromob & Dokter

Boneka Dokter

Boneka Natal

Boneka Paskibra / Boneka Paskibraka

Boneka Couple

Boneka Kang Nong

Boneka Wedding

Boneka Keluarga

Boneka Engineer & Boneka Bidan

Boneka Pelaut

Boneka Polisi & Bhayangkari

Boneka Profesi

Bonek Kopassus & Persit

BonekaWedding

Boneka Wisuda











Sabtu, 04 September 2010

Pemilihan Kang & Nong (Duta Wisata) Kabupaten Tangerang

Di tengah derasnya arus informasi global melalui teknologi informasi dan makin maraknya tayangan televisi dan film membuat generasi muda sulit menemukan serta mengenali budayanya sendiri. Atas dasar tersebut Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten tangerang yang sekarang berubah menjadi Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang bermaksud untuk memberikan stimulasi kepada masyarakat terutama generasi muda tentang perlunya pemahaman dan pelestarian budaya melalui visualisasi berupa Pemilihan Kang & Nong Kabupaten Tangerang.

Pemilihan Kang & Nong Kabupaten Tangerang merupakan program yang diadakan secara rutin setiap tahunnya. Sebelumnya ketika Kabupaten Tangerang masih menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang secara rutin menyelenggarakan pemilihan serupa yaitu Pemilihan Mojang Jajaka sampai dengan tahun 1999. Pemilihan sempat vakum sampai tahun 2001 dan baru pada tahun 2002 pemilihan kembali dilaksanakan dengan nama pemilihan Kang & Neng. Kemudian sesuai dengan kesepakatan pihak Provinsi Banten maka mulai tahun 2003 nomenclaturenya diubah menjadi "Kang & Nong". Sejak tahun 2001 Kabupaten Tangerang secara rutin mengirimkan para pemenang Kang & Nong sebagai wakil pada pemilihan tingkat Provinsi Banten.

Adapun maksud dari Pemilihan Kang & Nong ini adalah menyelenggarakan event budaya menjadi sebuah seni pertunjukkan yang menarik serta dapat dijadikan ajang promosi kepariwisataan daerah. Adapun tujuan dari pemilihan ini diantaranya:
  1. Menanamkan pemahaman akan adanya budaya lokal dikalangan generasi muda yang dapat diteladani sehingga menimbulkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia khususnya sebagai warga Kabupaten Tangerang.
  2. Mencetak Duta Pariwisata dan Budaya Kabupaten Tangerang, tidak hanya cantik diluar tetapi berintelegensi tinggi dan bermartabat.
  3. Menjadi ajang promosi daerah.


SILSILAH WALIYULLAH PANGERAN JAGA LAUTAN PULAU CANGKIR

A. MAULANA HASANUDDIN DENGAN NYI AYU KIRANA, MEMPUNYAI 3 (TIGA) ANAK, YAITU:
  1. RATU FATIMAH
  2. PANGERAN YUSUF
  3. PANGERAN ARYA JEPARA


B. MAULANA HASANUDDIN DENGAN RAJA INDRA PURA, MEMPUNYAI 1 (SATU) ANAK, YAITU:
  1. PANGERAN SABRANG WETAN


C.MAULANA HASANUDDIN DENGAN PUTRI DEMAK, MEMPUNYAI 4 (EMPAT) ANAK, YAITU :                         
  1. PANGERAN SUNIRARAS (TANARA)
  2. PANGERAN PAJAJARAN
  3. PANGERAN PRINGGALAYA
  4. RATU AYU KAMUDARAGE



D. MAULANA HASANUDDIN DENGAN SELIR, MEMPUNYAI 8 (DELAPAN) ANAK, YAITU:
  1. PANGERAN JAGA LAUTAN PULAU CANGKIR KRONJO
  2. RATU KEBEN
  3. RATU TERPENTER
  4. RATU WETAN
  5. RATU BIRU
  6. RATU AYU ARSANENGAH
  7. PANGERAN PAJAJARAN WADHO
  8. TUMENGGUNG WALATIKTA
*Silsilah ini sudah diakui dan dikukuhkan oleh Para Nasab (Keturunan)Waliyullah Pangerang Jaga Lautan Pulau Cangkir.

SEKILAS SEJARAH MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Beliau dilahirkan di Cirebon pada tahun 1479. Beliau adalah anak ke 2 perkawinan antara Syarief Hidayatullah dengan Nyi Kawung Putri Ki Gendeng Anten. Kemudian Pada tahun 1526 Pangeran Hasanuddin menikah dengan putri mahkota Sultan Trenggana (Nyi Ratu Ayu kirana) setelah menikah beliau dinobatkan menjadi Sultan Banten pertama Oleh Sultan Trenggana (Demak III) pada tahun 1552 setelah beliau berusia 73 tahun. Pada tahun 1570 beliau wafat di Banten dan Jenazahnya dimakamkan di samping Masjid Banten dalam usia 91 tahun (1479 - 1570)

Senin, 30 November 2009

Pulihkan Krisis Listrik, PLTU 3 Banten Beroperasi


Untuk warga Kronjo pasti sudah tahu dengan PLTU 3 Banten, yang jaraknya dekat sekali dengan pusat Kecamatan Kronjo. Ternyata tidak selamanya membuat jalan raya Kronjo penuh dengan debu jika mobil-mobil besar lewat baik membawa peralatan, bahan bangunan dan tanah untuk keperluan pembangunan, Sekarang dia membawa kabar gembira bagi masyarakat pelanggan listrik. Rencananya akhir 2010 mendatang, PLTU 3 Banten (Lontar) mulai dioperasikan. Ini artinya, krisis listrik yang terjadi selama ini bakal mulai dipulihkan setahap demi setahap.
"Kalau tidak halangan, pembakaran (batu bara) pertama sudah bisa dilakukan akhir 2010," kata Rusdy Johan, Project Secretary PLTU 3 Banten, Senin (16/10/2009) di lokasi proyek.
PLTU 3 Banten ini memiliki 3 unit pembangkit dengan kapasitas masing-masing 315 megawatt. Sebagai tahap awal, jelas Rusdy, pembakaran pertama batu bara sebagai bahan baku pembangkit listrik itu dilakukan di satu unit pembangkit. Yakni unit 1 yang pembangunannya saat ini masih berjalan dan ditargetkan rampung April 2010.

Rusdy menjelaskan dengan dioperasikannya unit 1 itu nanti, maka akan ada tambahan daya listrik untuk pasokan listrik Jawa-Bali. Pasokan daya listrik itu disalurkan melalui Gardu Induk Teluk Naga dan Gardu Induk New Tangerang dengan menggunakan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV.

"Secara keseluruhan, listrik yang dihasilkan diharapkan dapat mencapai 13.797.000 MWh per tahun, sehingga dapat mendukung tambahan pasokan listrik untuk kebutuhan se Jawa-Bali," kata Rusdy. Seperti diketahui, pembangunan pembangkit listrik ini terancam molor dari jadwal semula. Hingga pertengahan November 2009 ini, progres keseluruhan proyek mencapai 58,64 persen. Merujuk target pekerjaan, pembangunan pembangkit ini seharusnya selesai dan beroperasi seluruhnya pada tahun 2010. Namun karena mengalami kendala dan penundaan,

PLTU ini baru diperkirakan baru dapat dioperasikan akhir 2010 mendatang. Itu pun baru satu unit pembangkit yang diperkirakan sudah rampung dan siap dioperasikan. Pihak pelaksana proyek berupaya mempercepat pengerjaan untuk mengejar ketertinggalan. Dengan membentuk speed program atau program cepat, pihak pelaksana proyek optimis dapat menyelesaikannya sesuai target. Speed Progran dilakukan dengan berbaga cara. Diantaranya, memberlakukan kerja secara paralel, menambah dan mengatur penggunaan peralatan kerja seefektif mungkin, dan menambah tenaga kerja.

"Ada tambahan tenaga kerja. Sehingga jumlahnya mencapai 2.000 orang. Jumlah tenaga kerja yang ada saat ini kurang lebih mencapai 1.500 orang," kata Rusdy.

Sebelumnya, Construction Supervision Team Leader PLTU 3 Banten Edy Ispranyoto menjelaskan pengoperasian PLTU ini nantinya menggunakan batu bara kalori rendah. Dalam setahun, diperkirakan operasional PLTU 3 Banten akan membutuhkan hingga 4.273 juta ton batu bara.

Dengan kapasitas tenaga listrik 3 x 315 MW ini, lanjut Edy, diharapkan percepatan kebutuhan listrik 10.000 MW bersama 35 PLTU lainnya di seluruh Indonesia dapat tercapai. Untuk diketahui, megaproyek PLTU 3 Banten dikerjakan oleh kontraktor Konsorsium Dongfang Electric Coorporation dan PT Dalle Energy. Produksi listrik yang dihasilkan PLTU 3 Banten ini nantinya akan langsung dihubungkan dengan jaringan listrik Jawa-Bali melalui dua gardu, yakni Gardu Induk Teluk Naga dan Gardu Induk New Tangerang.

Pembangunan proyek ini berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 71 Tahun 2006 tanggal 05 Juli 2006 tentang penugasan kepada PT PLN untuk melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang menggunakan batubara. Perpres ini menjadi dasar bagi pembangunan 10 PLTU di Jawa dan 25 PLTU di Luar Jawa Bali atau yang dikenal dengan nama Proyek Percepatan
PLTU 10.000 MW. (bh/gun)

Sumber berita : www.klikp21.com

Jumat, 24 Juli 2009

Bahayakah Virus Flu Babi Itu?


Mungkin sebagian warga Kronjo belum terlalu mengenal apa itu flu babi? Virus H1N1 atau dikenal dengan flu babi telah menyebar ke Indonesia dan menjadi momok masyarakat. Hingga hari ini, Departemen Kesehatan mencatat ada 64 orang yang tertular flu babi. Sebenarnya apa virus flu babi itu?

Berikut seputar pertanyaan dan jawaban perihal flu babi seperti dilansir situs Departemen Kesehatan, Senin (13/7/2009).

Apa yang disebut dengan influenza baru H1N1?

Influenza baru H1N1 merupakan influenza (flu) yang disebabkan oleh virus influenza tipe A subtipe H1N1 baru strain Meksiko. Virus ini tidak ada kaitannya dengan virus influenza musiman yang ada selama ini (seasonal influenza).

Apa perbedaan influenza baru H1N1 dengan flu biasa dan flu burung?

Influenza baru H1N1 cukup berbahaya, mudah menular, dan dapat menimbulkan kematian karena virus strain baru influenza H1N1 ini lebih berbahaya dibanding flu musiman seperti virus flu A H1N1, H2N1, H3N1, dan H3N2 yang biasa terdapat pada sesorang yang menderita flu musiman.

Penyebaran flu baru H1N1 telah menyebar di 99 negara dengan 55.867 kasus yang dilaporkan dan 238 kematian, sehingga Badan Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan status kewaspadaan pandemi influenza baru A H1N1 dari fase 5 ke fase 6 yang merupakan fase tertinggi.

Meskipun angka kematiannya (Case Fatality Rate/CFR) hanya sekitar 0,5%, namun flu baru H1N1 ini mudah menular. Sampai saat ini di Indonesia sudah dilaporkan ada 64 kasus positif flu H1N1.

Sedangkan flu burung H5N1 juga sangat berbahaya karena mematikan. Angka kematiannya lebih dari 80 persen. Namun saat ini di Indonesia penularan flu burung H5N1 masih sebatas dari unggas ke manusia (fase 3). Sampai saat ini belum ada penularan flu burung H5N1 antarmanusia.

Bagaimana seseorang dapat tertular influenza baru H1N1?
Virus dapat menular dari manusia ke manusia semudah seperti flu musiman biasa yang dapat ditularkan lewat paparan percikan ludah (droplet) seorang yang terinfeksi melalui batuk atau bersin yang terhirup atau yang mencemari tangan atau permukaan benda.

Untuk mencegah terjadinya penularan, seorang yang menderita flu harus melakukan etika batuk/bersin dengan menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, bila flu berat sebaiknya tinggal di rumah sementara waktu, cuci tangan setelah beraktivitas, dan menjaga jarak dengan orang yang sehat.

Apa gejala seseorang menderita flu baru H1N1?
Gejala flu baru H1N1 yang dapat sama dengan seperti flu biasa (influenza like-illnes), seperti demam (> 38 derajat Celcius), batuk, pilek, letih, lesu, sakit tenggorokan mungkin disertai mual, muntah, dan diare, bila semakin berat akan mengakibatkan sesak napas atau napas sesak yang menyebabkan terjadinya pneumonia yang mengakibatkan kematian.

Seberapa besar kita harus waspada terhadap penyebaran flu baru H1N1?
Kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini karena pada tanggal 11 Juni 2009, dunia telah dinyatakan pandemi oleh WHO.

Sebelumnya kita mengenal flu musiman biasa menyerang berbagai lapisan masyarakat. Banyak masyarakat yang memiliki kekebalan terhadap virus flu musiman tersebut sehingga memungkinkan terbatasnya penyebaran infeksi. Namun kasus kematian akibat flu musiman di negara dengan 4 musim masih cukup tinggi (5%-15%).

Sedangkan virus influenza baru A H1N1 merupakan virus strain baru (Meksiko) yang sebagian besar orang belum memiliki kekebalan atau mempunyai kekebalan yang lemah kemudian bisa lebih parah dibandingkan flu musiman.

Tingkat keparahan penyakit ini mulai dari ringan sampai berat yang mengakibatkan kematian. Sebagian besar orang yang terjangkit virus tersebut mengalami sakit yang ringan dan dapat sembuh tanpa obat antiviral atau tanpa pelayanan medis.

Pada kasus yang lebih parah, lebih dari separuh dirawat di rumah sakit akibat minimnya pelayanan medis, tidak tersedianya antiviral yang cukup dan sistem kekebalan yang lemah.

Bagaimana cara mencegah agar tak tertular flu baru H1N1?
1. Biasakan cuci tangan memakai sabun dengan air bersih sesering mungkin. Jagalah kebersihan diri dan lingkungan di sekitar Anda.
2. Etika batuk/bersin yaitu bila bersin atau batuk, tutup hidung dan mulut dengan tisu dan tisu dibuang di tempat sampah. Jaga jarak atau kontak dengan orang lain terutama jika terlihat sakit flu. Jangan meludah di sembarang tempat.
3. Bila mengalami gejala flu segera ke dokter, puskesmas, rumah sakit, atau klinik terdekat.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa flu baru H1N1 telah mencapai fase enam dalam kewaspadaan pandemi, apa yang perlu Anda lakukan untuk mencegah tertular flu baru H1N1?
1. Hindari kontak dengan orang yang yang berasal atau baru bepergian dari negara terjangkit (lihat informasi negara yang terjangkit flu ini yang dikeluarkan oleh WHO).
2. Apabila sangat diperlukan harus bepergian ke negara terjangkit, lakukan tindakan pencegah yang diperlukan seperti cuci tangan sesering mungkin, menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, hindari kontak dengan orang yang sedang flu, dan menggunakan masker yang telah direkomendasikan oleh pejabat berwenang kesehatan setempat.
3. Bila menderita flu, segeralah periksa ke klinik terdekat, dokter praktek, Puskesmas, atau Rumah Sakit. Sehingga semakin cepat diperiksa kesehatannya akan semakin cepat mendapatkan pelayanan kesehatan.
Departemen Kesehatan telah menetapkan langkah-langkah untuk mengatasi penyakit yang sudah merebak di 99 negara di dunia, dengan:
1. Meningkatkan kewaspadaan di seluruh jajaran kesehatan serta mengirimkan Surat Edaran baru dari Menkes dan Dirjen P2PL yang menyatakan adanya kasus influenza H1N1 baru di Bali dan Jakarta.
2. Meningkatkan aktivitas semua fasilitas kesehatan di RS, KKP, Laboratorium dan sarana kesehatan lainnya.
3. Meningkatkan kesiapan logistik serta kemampuan SDM.
4. Meningkatkan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat (Jumpa pers, iklan layanan masyarakat, talkshow di radio dan televisi, poster dan leaflet).
5. Masyarakat dapat menghubungi Posko Kejadian Luar Biasa (KLB) : Telp. (021) 4257125; Fax : (021) 42877588 ; Email : poskoklbp2pl@yahoo.com; atau Call Center: (021) 30413700; Website Depkes : www.depkes.go.id dan www.penyakitmenular.info

Apakah sudah ada obat atau vaksin yang ampuh untuk flu baru H1N1?
Sampai saat ini belum ada vaksin yang ampuh untuk mencegahanya. Obat antiviral yang masih efektif untuk pengobatan adalah Oseltamifir (Tamiflu), dengan catatan segera mendapatkan pengobatan setelah merasa sakit flu. (kem)
sumber : okezone.com